Maluku Report 86
Provided By Masariku Network 2000
Penyerangan Pulau Saparua Dimulai: (Pukul 15.00 WIB Kamis, 21 September 2000)
Seperti yang telah diberitakan sebelumnya bahwa informasi akan adanya penyerangan kelompok Muslim terhadap desa Ulath hari Kamis 21 September 2000 dalam rangka evakuasi jenasah warga desa Sirisori Salam di Hutan desa Ulath ternyata bukan kabar bohong. Walaupun faktanya bukan desa Ullath yang diserang,
sejak pagi hingga siang tadi, kawasan desa-desa Kristen di pulau Saparua mulai mendapat serangan. Informasi
terakhir yang kami terima pada pukul 15.00 WIB menyebutkan Desa Kristen yang mengalami penyerangan paling parah adalah desa Sirisori Sarani yang hampir sebagian desanya porak-poranda dengan jumlah rumah hancur-terbakar berkisar 30-40 rumah.
Serangan terhadap desa Sirisori Sarani dilakukan oleh massa Muslim dari dua arah yakni dari arah darat dan arah Laut. Dalam penyerangan darat, masa penyerang menggunakan artileri
mortir, bom hingga senjata-senjata organik & rakitan.
Dalam penyerangan laut, ada kesamaan pola serangan
seperti yang dilakukan ketika terjadi penyerangan desa Waai di Ambon, yaitu serangan laut yang menggunakan pelontar-pelontar mortir (desa Sirisori Sarini berposisi di tepi pantai). Tercatat hingga berita ini diturunkan ada 7 korban: 2 orang meninggal
dan 5 korban luka-luka. Dua korban meninggal terindintifikasi sebagai Sdr. Kesaulia dan Sdr. Tutuhatunewa.
(jenasahnya belum bisa dievakuasi).
Penyerangan ke desa Sirisori Sarani dari arah laut menggunakan 3 buah speed boat. Laporan berikutnya menunjukkan bahwa sebelum menghujani desa Sirisori Sarani dengan mortir, ketiga speed boat memulai serangan paginya ke dua desa Kristen lainnya di pulau Saparua yakni desa Noloth dan desa Itawaka. Menurut
penurutan masyarakat, para penyerang yang berada di atas ketiga
teridentifikasi sebagai aparat bersenjata yang
menggunakan jubah putih.
Saat ini ada terjadi konstrasi massa penyerang di tiga lokasi di wilayah pulau Saparua dengan perkiraan sasaran
serangnya yakni;
01.Desa Sirisori Salam dengan target daerah serangan pada desa Sirisori Sarani dan desa Ulath.
02. Desa Iha dengan target daerah serangan pada desa-desa Hatawano (desa Tuhaha, desa Mahu, desa Itawaka,
desa Noloth, dan desa Ihamahu).
03. Desa Kulur dengan target daerah serangan pada desa Pia, portp
hingga ke desa Saparua.
Massa yang saat ini terkonsentrasi di desa Kulur (desa Muslim) diketahui
diberangkatkan dengan angkutan laut
yang berangkat dari desa Liang (pulau Ambon) dan sempat mampir ke desa Pelau (desa Muslim) di pulau Haruku (Pulau Saparua berposisi berdampingan dengan pulau Ambon dan Haruku).
Sementara terjadi
kerusuhan di pulau Saparua, Kota Ambon berada dalam kondisi siaga satu.
Provided By Masariku Network 2000
Sinds een aantal jaren leven wij in een wereld waarbij informatie ten overvloede wordt aangeboden. Men kan via internet op elk gewenst moment aan zijn informatie komen, maar de vraag is of die informatie wel beschikbaar is.
Doel van de Ullath website is informatie- en cultuuroverdracht naar molukkers in het algemeen maar vooral de Ullathnesen en natuurlijk alle andere mensen die
geïnteresseerd zijn in ons kampong Ullath. De website moet toegankelijk zijn.
De titel van de website is Maluku-Saparua-Ullath. De naam is gekozen voor de herkenbaarheid en hebben met elkaar te maken bijvoorbeeld omdat er in Ambon veel medicijnen nodig zijn, heeft Saparua
geen medicijnen meer dus ook Ullath niet. Op 19 juni 2000 was de geraamte klaar, inclus de basisteksten. Het invoeren van de geschikte informatie is hierbij nodig, ongeacht hoe lang de tekst op
de site is. Waarom?
1 Degenen die de lange teksten niet willen lezen, hebben zelf de keuze om de materie selectief te benaderen (voor ieder wat wils);
2 Hoe meer tekst hoe meer kritiek!? Zelf vind ik het dat je het juist positief moet benaderen. de inzendingen kunnen wij namelijk analyseren, wat zijn de verschillende denkwijzen invalshoeken, waar zijn de knelpunten. Dit kan later namelijk ook gebruikt worden bij bijvoorbeeld een Ullath-vergadering. Men kan er dan openlijk over discussiëren,hierdoor kunnen bepaalde onderwerpen opgelost worden. Anders kan het verwarrend zijn voor de komende generaties.
dinsdag 25 juli 2000 9:30:56
---------------------------
Ullath.jimdo.com
2000-2024
